Drawing the light

Rabu, 19 September 2012

PERSAHABATAN SUNYI


DI sebuah jembatan penyeberangan tak beratap, matahari menantang garang di langit Jakarta yang berselimut karbon dioksida. Orang-orang melintas dalam gegas bersimbah peluh diliputi lautan udara bermuatan asap knalpot. Lelaki setengah umur itu masih duduk di situ, bersandarkan pagar pipa-pipa besi, persis di tengah jembatan. Menekurkan kepala yang dibungkus topi pandan kumal serta tubuh dibalut busana serba dekil, tenggorok di atas lembaran kardus bekas air kemasan. Di depannya sebuah kaleng peot, nyaris kosong dari uang receh logam pecahan terkecil yang masih berlaku. Dan, di bawah jembatan, mengalir kendaraan bermotor dengan derasnya jika di persimpangan tak jauh dari jembatan itu berlampu hijau. Sebaliknya, arus lalu lintas itu mendadak sontak berdesakan bagai segerombolan domba yang terkejut oleh auman macan, ketika lampu tiba-tiba berwarna merah.
Lelaki setengah umur yang kelihatan cukup sehat itu akan "tutup praktik" ketika matahari mulai tergelincir ke Barat. Turun dengan langkah pasti menuju lekukan sungai hitam di pinggir jalan, mendapatkan gerobak dorong kecil beroda besi seukuran asbak. Dari dalam gerobak yang penuh dengan buntelan dan tas-tas berwarna seragam dengan dekil tubuhnya, ia mencari-cari botol plastik yang berisi air entah diambil dari mana, lalu meminumnya. Setelah itu ia bersiul beberapa kali. Seekor anjing betina kurus berwarna hitam muncul, mengendus-endus dan menggoyang-goyangkan ekornya. Ia siap berangkat, mendorong gerobak kecilnya melawan arus kendaraan, di pinggir kanan jalan. Anjing kurus itu melompat ke atas gerobak, tidur bagai anak balita yang merasa tenteram di dodong ayahnya.
Melintasi pangkalan parkir truk yang berjejer memenuhi trotoar, para pejalan kaki terpaksa melintas di atas aspal dengan perasaan waswas menghindari kendaraan yang melaju. Lelaki itu lewat begitu saja mendorong gerobak bermuatan anjing dan buntelan-buntelan kumal miliknya sambil mencari-cari puntung rokok yang masih berapi di pinggir jalan itu, lalu mengisapnya dengan santai. Orang-orang menghindarinya sambil menutup hidung ketika berpapasan di bagian jalan tanpa tersisa secuil pun pedestrian karena telah dicuri truk-truk itu.
Lelaki setengah umur itu memarkir gerobak kecilnya di bawah pokok akasia tak jauh setelah membelok ke kanan tanpa membangunkan anjing betina hitam kurus yang terlelap di atas buntelan-buntelan dalam gerobak itu. Ia menepi ke pinggir sungai yang penuh sampah plastik, lalu kencing begitu saja. Ia tersentak kaget ketika mendengar anjingnya terkaing. Seorang bocah perempuan ingusan yang memegang krincingan dari kumpulan tutup botol minuman telah melempari anjing itu. Lelaki itu berkacak pinggang, menatap bocah perempuan ingusan itu dengan tajam. Bocah perempuan ingusan itu balas menantang sambil juga berkacak pinggang. Anjing betina hitam kurus itu mengendus-endus di belakang tuannya, seperti minta pembelaan.
Lelaki itu kembali mendorong gerobak kecilnya dengan bunyi kricit- kricit roda besi kekurangan gemuk. Anjing betina kurus berwarna hitam itu kembali melompat ke atas gerobak, bergelung dalam posisi semula. Bocah perempuan yang memegang krincingan itu mengikuti dari belakang dalam jarak sepuluh meteran. Bayangan jalan layang tol dalam kota, melindungi tiga makhluk itu dari sengatan matahari. Sementara lalu lintas semakin padat, udara semakin pepat berdebu.
Tiba-tiba, lelaki setengah umur itu membelokkan gerobak kecilnya ke sebuah rumah makan yang sedang padat pengunjung. Dari jauh, seorang satpam mengacung-acungkan pentungannya tinggi-tinggi. Lelaki itu seperti tidak memedulikannya, terus saja mendorong hingga ke lapangan parkir sempit penuh mobil di depan restoran itu. Sepasang orang muda yang baru saja parkir hendak makan, kembali menutup pintu mobilnya sambil menutup hidung ketika lelaki itu menyorongkan gerobaknya ke dekat mobil sedan hitam itu. Seorang pelayan rumah makan itu berlari tergopoh- gopoh keluar, menyerahkan sekantong plastik makanan pada laki-laki itu sambil menghardik.
"Cepat pergi!"
LELAKI setengah umur itu menghentikan gerobak kecilnya di depan sebuah halte bus kota. Mengeluarkan beberapa koin untuk ditukarkan dengan beberapa batang rokok yang dijual oleh seorang penghuni tetap halte itu dengan gerobak jualannya. Orang-orang yang berdiri di dekat gerobak rokok itu menghindar tanpa peduli. Halte itu senantiasa ramai karena tak jauh dari situ ada satu jalur pintu keluar jalan tol yang menukik dan selalu sesak oleh mobil-mobil yang hendak keluar. Lelaki itu meneruskan perjalanannya menuju kolong penurunan jalan layang tol itu. Meski berpagar besi, telah lama ada bagian yang sengaja dibolongi oleh penghuni-penghuni kolong jalan layang itu untuk dijadikan pintu masuk. Tempat lelaki setengah umur itu di pojok yang rada gelap dan terlindung dari hujan dan panas. Dari dulu tempatnya di situ, tak ada yang berani mengusik. Kecuali beberapa kali ia diangkut oleh pasukan tramtib kota, lalu kemudian dilepas dan kembali lagi ke situ. Ia lalu membongkar isi gerobaknya, mengeluarkan lipatan kardus dan mengaturnya menjadi tikar. Anjing betina berwarna hitam kurus itu mengibas-ngibaskan ekornya ketika lelaki itu mengambil sebuah piring plastik dari dalam buntelan, lalu membagi makanan yang didapatnya dari rumah makan tadi. Keduanya makan dengan lahap tanpa menoleh kanan-kiri.
Bocah perempuan ingusan itu berdiri dari jauh di bawah kolong jalan layang itu, memandang dengan rasa lapar yang menyodok pada dua makhluk yang sedang asyik menikmati makan siang itu. Ia memberanikan dirinya menuju kedua makhluk itu, lalu bergabung makan dengan anjing betina berwarna hitam kurus itu. Ternyata anjing betina itu penakut. Ia menghindar dan makanan yang tinggal sedikit itu sepenuhnya dikuasai bocah perempuan itu dan ia melahapnya. Sedang lelaki setengah umur itu tidak peduli, meneruskan makannya hingga licin tandas dari daun pisang dan kertas coklat pembungkus. Mengeluarkan sebuah botol air kemasan berisi air, meminumnya separuh. Tanpa bicara apa- apa, bocah perempuan ingusan itu menyambar botol itu dan meminumnya juga hingga tandas. Lelaki setengah umur itu hanya memandang, sedikit terkejut, tapi tidak bicara apa-apa. Air mukanya tawar saja. Mengeluarkan rokok dan membakarnya sambil bersandar pada gerobak kecilnya. Tergeletak tidur setelah itu di atas bentangan kardus kumal.
MALAM telah larut. Bocah perempuan ingusan itu terbirit-birit dikejar gerimis yang mulai menghujan. Rambutnya yang nyaris gimbal itu kini melekat lurus-lurus di kulit kepalanya disiram gerimis. Bunyi krincingan dan kresek-kresek kantong plastik yang dibawanya membangunkan anjing betina kurus berwarna hitam itu. Ia menyalak sedikit, kemudian merungus setelah dilempari sepotong kue oleh bocah itu. Lewat penerangan jalan, samar- samar dilihatnya lekaki setengah umur itu tidur bergulung bagai angka lima di atas kardus. Setelah melahap kue, anjing itu kembali tidur di sebelah tuannya, di atas bentangan kardus yang tersisa.
Bocah itu mengeluarkan lilin dan korek api dari dalam kantong plastik. Berkali-kali menggoreskan korek api, padam lagi oleh tiupan angin bertempias. Lalu ia mendekat ke arah lelaki setengah umur itu agar lebih terlindung oleh angin dan berhasil menyalakan lilin. Bocah itu melihat ujung lipatan kardus tersembul dari dalam gerobak kecil di atas kepala lelaki setengah umur itu. Ia berusaha menariknya keluar tanpa menimbulkan suara berisik dan membangunkan lelaki itu. Setelah berhasil, ia membaringkan dirinya yang setengah menggigil karena pakaiannya basah. Merapat pada tubuh lelaki yang memunggunginya itu, sekadar mendapatkan imbasan panas dari tubuh lelaki itu.
Bocah perempuan ingusan itu cepat terlelap dan bermimpi berperahu bersama anjing betina kurus berwarna hitam itu di sebuah danau yang sunyi. Deru mesin mobil yang melintasi jembatan beton di atas mereka justru menimbulkan rasa tenteram, rasa hidup di sebuah kota yang sibuk. Lelaki setengah umur itu juga sedang bermimpi tidur dengan seorang perempuan. Ketika ia membalikkan badannya, ia menangkap erat-erat tubuh bocah yang setengah basah itu dan melanjutkan mimpinya.
Sebelumnya, kolong penurunan jalan layang tol itu cukup padat penghuninya di malam hari. Beberapa anak jalanan yang sehari- hari mengamen di sepanjang jalan bawah, juga bermalam di situ. Ada lima anak jalanan laki-laki yang selalu menjahili bocah perempuan yang selalu membawa krincingan itu sampai menangis berteriak-teriak. Lelaki setengah umur itu membiarkannya saja. Mungkin menurutnya sesuatu yang biasa-biasa saja, meskipun anak-anak lelaki itu sampai-sampai menelanjangi bocah perempuan ingusan itu. Penghuni lain pun tak ada yang berani membela. Sejak itu, bocah perempuan ingusan itu menghilang, entah tidur di mana.
Lelaki setengah umur itu mulai marah ketika suatu hari ia membawa seekor anjing betina kurus berwarna hitam ke markasnya. Mungkin anjing itu kurang sehat hingga semalaman anjing itu terkaing-kaing. Lelaki itu tampak berusaha keras mengobati anjing itu dengan menyuguhkan makanan dan air. Tapi, anak-anak jalanan yang jahil itu melempari anjing itu dengan batu. Salah satu batunya mengenai kepala lelaki itu. Lelaki itu meradang, lalu mengambil golok di dalam timbunan buntelan dalam gerobak kecilnya. Anak-anak itu dikejarnya. Konon salah seorang terluka oleh golok itu. Namun, mereka tak ada yang berani melawan dan tak berani kembali lagi.
SEBELUM subuh, pasukan tramtib itu datang lagi, lengkap dengan polisi dan beberapa truk dengan bak terbuka pengangkut gelandangan. Sebelum matahari muncul, kolong- kolong jembatan dan jalan layang harus bersih dari manusia-manusia kasta paling melata itu. Mimpi lelaki itu tersangkut bersama gerobaknya di atas bak truk. Begitu juga bocah perempuan itu. Lelaki setengah umur itu menggapai-gapaikan tangannya, minta petugas menaikkan anjingnya yang menyalak-nyalak, minta ikut bersama tuannya. Tapi, sebuah pentungan kayu telah mendarat di kepala anjing kurus itu hingga terkaing-kaing, berlari ke seberang jalan dan hilang ditelan kegelapan.
"Mampus kau, anjing kurapan!" sumpah petugas itu sambil melompat ke atas truk yang segera berangkat.
Bak truk terbuka itu nyaris penuh, termasuk tukang rokok di halte dekat situ. Lelaki setengah umur itu tampak geram. Matanya mencorong ke arah petugas yang memegang pentungan. Petugas itu pura-pura tidak melihat. Hujan telah berhenti. Iringan truk yang penuh manusia gelandangan kota yang dikawal mobil polisi bersenjata lengkap di depannya, menuju ke suatu tempat arah ke Utara, dan kemudian membelok ke kanan. Dari pengeras suara di puncak-puncak menara masjid terdengar azan subuh bersahut-sahutan. Bulan semangka tipis masih menggantung di langit, kadang-kadang tertutup awan yang bergerak ke Barat.
BEBERAPA minggu kemudian, pelintas jembatan penyeberangan yang beratap itu, kembali menemukan lelaki setengah umur itu berpraktik di tempat sebelumnya. Ia baru turun mengemasi kaleng peot dan alas kardusnya ketika matahari mulai tergelincir ke Barat. Melangkah dengan pasti, menuju tempat gerobak kecilnya ditambatkan.
Di depan pangkalan truk yang telah menyempitkan jalan, lelaki itu mendorong gerobak kecilnya dengan santai sambil mengawasi puntung-puntung rokok yang masih berapi dilempar sopir-sopir truk ke jalan. Ada yang sengaja melemparkan puntung rokoknya ketika laki- laki bergerobak itu melintas. Di atas gerobaknya, kini bertengger bocah perempuan ingusan itu sambil terus bernyanyi dengan iringan krincingannya. Orang-orang tak ada yang peduli.*

Share:

Selasa, 14 Agustus 2012

TPFI Dapat Identitas Mrs X

Deckz, News - Setelah sekian lama konsisten dengan penyelidikan, bahkan mengejutkan publik dengan temuan maupun analisa-analisanya, kini Tim Pencari Fakta Independen (TPFI) kembali menemukan sebuah fakta baru dibalik penemuan mayat tanpa kepala di bak sampah samping kantor Lurah Fontein, Kamis (12/7) lalu.

Ketua TPFI kepada Timor Express, Minggu (12/8) mengatakan, hasil penyelidikan TPFI yang tidak mengenal lelah kini menunjukkan perkembangan signifikan.

TPFI telah menemukan figur seorang wanita berwajah cantik berkulit putih yang identitasnya telah dikantongi TPFI. Identitas dan foto perempuan yang diduga berasal dari luar NTT itu oleh TPFI ditengarai adalah korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan mengenaskan di bak sampah, Jl. Moh Hatta, kelurahan Fontein itu.

“Kami telah menemukan figur seorang wanita yang diduga kuat adalah korban, sekaligus kami telah memperoleh foto wanita tersebut. Dan TPFI akan segera menjemput orang tua atau salah satu saudara kandung wanita tersebut yang berada di luar NTT untuk dilakukan tes DNA,” sebut Ketua TPFI yang meminta identitasnya dirahasiakan koran ini.

Menurutnya, bukan hanya itu, TPFI juga telah menemukan seorang pria yang diduga kuat sebagai aktor intelektual pembunuhan yang mempunyai hubungan dengan wanita tersebut. Dan untuk mempercepat mengungkap pelaku pembunuhan itu, dalam waktu dekat TPFI akan berkoordinasi dengan Polda NTT guna melakukan satu langkah penyelidikan lagi.

Tujuan koordinasi yang dilakukan TPFI dengan pihak Polda NTT, jelasnya, berkaitan dengan hal teknis penyidikan yang mana untuk melakukan langkah yang satu ini, TPFI membutuhkan bantuan pihak kepolisian, dalam hal ini Polda NTT. Dengan dilakukannya langkah teknis tersebut, maka pelaku pembunuhan diharapkan dapat segera ditangkap.

Pada momen lainnya, hasil pantauan TPFI menunjukkan telah terjadi perpecahan antara aktor intelektual pembunuh dengan orang-orang yang membantu mengemasi dan membuang mayat korban ke bak sampah dekat pasar buah tersebut.

“Orang yang membantu sang aktor intelektual pembunuhan, saat ini selalu dikejar bayangan arwah korban, sehingga membuat hidupnya tidak tenang, gelisah dan mengalami tekanan batin, sehingga yang bersangkutan berniat membongkar semua perbuatan sang aktor intektual yang identitasnya telah dikatongi TPFI, agar dirinya bisa tenang dan tidak dikejar-kejar arwah korban,” sebut Ketua TPFI.

Lebih jauh dikatakan, TPFI berkeyakinan pengungkapan kasus pembunuhan ini tinggal menunggu waktu saja. Bagi TPFI, masih ada satu langkah penyelidikan yang harus dilakukan agar pelakunya segera ditangkap.

Untuk itu, TPFI memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kota Kupang dan juga dukungan dari pihak kepolisian agar TPFI dapat bekerja maksimal dan segera mengungkap pelaku pembunuhan wanita misterius tersebut.

“TPFI akan membuktikan kepada pelaku, apakah upayanya menutup erat dan upaya menghilangkan jejak pembunuhan yang telah dilakukannya itu akan berhasil, atau akan segera terungkap? Tuhan akan segera menjawabnya.

Pesan kami kepada pelaku: ”kemanapun kau bersembunyi kami akan mencarimu! kemanapun engkau bergerak, kami sedang mengawasimu.lihatlah disekelilingmu, kami tengah mengawasimu!!!,” tegas Ketua TPFI.

Untuk diketahui, koran ini telah memperoleh data, khususnya foto yang diduga sebagai korban dan juga pelaku. Namun demi menjaga proses/kepastian hukum yang tengah dilakukan aparat dalam hal ini Polres Kupang Kota, koran ini tetap menjaga dan merahasiakan data tersebut, sebagaimana permintaan TPFI agar biar aparat berwenang, dalam hal ini penegak hukum yang mengungkap kebenarannya ke publik.


Sumber : klik deckz
Share:

Jumat, 13 Juli 2012

Sosok Jacky Noya Raja Emas dari Ambon

Sosok Jacky Noya Raja Emas dari Ambon ---Nama Jacky Noya akhir-akhir ini mencuat kepermukaan. Jacky Noya yang memiliki nama lengkap Jacky William B Noya ini di gadang-gadang akan menjadi orang nomor satu di Maluku pada 2013-2018 mendatang. Jacky Noya adalah putra asli Maluku yang lahir di Ambon pada 17 April 1967. Ia adalah pengusaha sukses asal Maluku di tanah rantau Papua.

Kisah Naga dan Emas
Pemberitaan tentang Jacky Noya di media infotainmen televisi berkisar tentang kisah suksesnya sebagai pengusaha tambang emas. Kisah sukses ini juga dikaitkan dengan penampakan seekor naga di langit yang sempat diabadikan Jacky Noya melalui kamera hapenya. Sejak saat itu, kehidupan Jacky Noya berubah drastis menjadi sosok kaya raya setelah menemukan tambang emas di Papua. Wajar jika sekarang, aksesoris yang dipakai Jacky Noya di taksir hingga miliaran rupiah, yang terdiri dari Jam tangan seharga 5 miliar, cincin, dan kalung emas seberat total 10 kg. Sinkron dengan julukannya sebagai raja emas dari Ambon.

Jacky Noya Sosok Dermawan
Sebagai seorang yang pernah merasakan kehidupan tanah rantau, tentunya sosok Jacky Noya paham betul dengan kehidupan serba kekurangan. Maka adalah hal yang wajar ketika ia berada di puncak kesuksesan ia akan semakin dermawan. Tidak tanggung-tanggung, setidaknya 37 miliar sudah siap digelontorkan Jacky Noya untuk kesejahteraan rakyat Maluku. Mulai dari bantuan rumah peribadatan, olah raga, hingga bantuan menjelang Ramadhan dan natal 2012. Semua dilakukan Jacky Noya sebagai bentuk syukur terhadap apa yang telah diperolehnya selama ini di tanah rantau.

Melihat kesuksesan seorang Jacky Noya, tentunya ini bisa menjadi pelajaran bagi orang sukses lainnya untuk memberikan sedikit hartanya demi kemajuan daerahnya. Bukan sebaliknya, mengeksploitasi dan menghisap orang yang tidak mampu setelah menjadi pemimpin mereka. Dan selanjutnya, kita tunggu sepak terjang Sosok Jacky Noya Raja Emas dari Ambon di Pemilukada Maluku 2013 mendatang.

Sumber : deckz bilang klik disini.
Share:

Selasa, 05 Juni 2012

Bahaya Menggunakan WIFI Umum


Data pada kebanyakan perangkat mobile bisa dengan mudah jatuh ke tangan para penjahat dunia maya. Inilah hasil mengejutkan yang ditemukan oleh para pakar Kaspersky Lab berdasarkan riset yang dilakukan oleh Harris Interactive pada Februari – Maret 2012. Untuk memahami perilaku pelanggan terhadap teknologi modern dan ancaman keamanan, perusahaan melakukan survei terhadap 9.000 pengguna perangkat mobile di Amerika Serikat, Eropa, dan Rusia.

Survei tersebut menunjukkan sekitar 70% pengguna tablet dan 53% pengguna HP menggunakan jaringan Wi-Fi publik untuk berselancar di dunia maya. Menggunakan jaringan publik menjadi cara paling umum yang digunakan untuk mengakses internet, selain jaringan provider ponsel. Sebanyak 58% orang yang disurvei untuk komunikasi data menyatakan menggunakan jaringan publik.

Namun sepertinya banyak pengguna perangkat mobile yang tidak menyadari bahaya menggunakan jaringan Wi-Fi publik. Salah satunya adalah data yang ditransfer melalui berbagai tautan bisa dengan mudah diintersepsi oleh penjahat dunia maya, termasuk data login untuk online banking. Hal ini sangat membahayakan karena intersepsi data finansial penting merupakan masalah utama bagi sekitar 60% pengguna perangkat mobile.

Yang membuat semakin mengkhawatirkan, perangkat mobile umumnya kurang terproteksi atas akses tanpa otorisasi dari perangkat lain, dibanding komputer. Survei tersebut juga mengungkap kenyataan bahwa solusi keamanan hanya terinstal pada setengah dari tablet yang ada dan kurang dari 1/4 ponsel atau smartphone atau sekitar 28%. Padahal 82% pengguna perangkat mobile memiliki software antivirus di komputer dan laptop mereka. Mereka tetap tidak menggunakan solusi keamanan pada perangkat mobile meski ada aplikasi mobile seperti Kaspersky Mobile Security yang didesain untuk melindungi baik perangkat mobile maupun data dan informasi di dalamnya.

Yang mengejutkan, meski didesain sebagai perangkat bergerak, tablet banyak digunakan untuk mengakses internet di rumah (49% pengguna tablet) atau di kantor (39%). Jaringan kantor biasanya memiliki tingkat perlindungan yang lebih baik dan menggunakan protokol dengan enkripsi untuk memastikan keamanan data yang ditransfer. Namun, ini tidak berarti usaha pengamanan lain untuk melindungi perangkat mobile dapat diabaikan.
Share:

Jumat, 01 Juni 2012

Awas, Ponsel Anda Bisa Berteriak

DeckzWAR, News- Salah satu barang 'favorit' yang seri menjadi incaran pencuri adalah ponsel karena relatif mudah untuk dijual kembali. Symantec, perusahaan software keamanan meluncurkan Norton Mobile Security, untuk menghindarkan pengguna ponsel cerdas dari tindak kriminalitas ini.
"Salah satu fitur anti-maling di dalamnya adalah Scream, dimana ponsel dapat berteriak," ujar Erwin Yovitanto, Business Manager Astrindo Starvision selaku distributor Norton di Jakarta, Rabu, 30 Maret 2012.
Fitur ini berguna saat pengguna lupa di mana meletakkan ponsel, dan juga 'pertolongan pertama' yang bisa dilakukan kala menjadi korban pencurian. Untuk menggunakan fitur ini, pengguna terlebih dahulu mendaftarkan password dan tiga nomor kontak yang bisa dipakai untuk mengaktifkannya 'teriakan' ini.
Ketika dibutuhkan, pengguna ketiga nomor yang telah didaftarkan tersebut mengirimkan pesan SMS bertuliskan 'scream' diikuti dengan password, ke nomor ponsel yang hilang itu. Saat SMS sampai, alarm akan berbunyi selama 30 detik dan selama itu tidak dapat dimatikan.
Pengguna dapat mengetahui lokasi HP tersebut dengan mengirimkan SMS berbunyi 'locate' yang diikuti dengan password. Akan muncul SMS balasan berisi letak meridiannya, yang dapat dimasukkan ke Google Map untuk mengetahui posisi ponsel yang hilang tersebut di peta.
Untuk melindungi data penting di smartphone agar tidak jatuh ke tangan yang salah, pengguna juga dapat menghapus data di perangkat secara jarak jauh. Tidak hanya melalui SMS, fitur ini dapat pula diaktifkan melalui web.
Selain fitur anti-maling tersebut, Norton juga menghadirkan fungsi lainnnya, yaitu anti-malware, call & SMS blocking, serta proteksi terhadap situs web tidak aman ketika mengakses internet.
Selain untuk smartphone, terdapat pula aplikasi Norton Mobile Security untuk tablet. Selain tampilan yang lebih besar, pada produk untuk tablet tidak disediakan fitur SMS dan call blocking, dengan alasan sebagian tablet memang tidak memiliki fungsi tersebut.
Sebagai gantinya, ditanamkan fungsi 'sneak peek', dimana pengguna dapat mengambil foto dari tablet secara jarak jauh, untuk mengetahui siapa yang sedang menggunakan tablet tersebut.
Norton Mobile Security saat ini tersedia untuk perangkat Android, dengan harga lisensi Rp 150 ribu yang berlaku untuk satu tahun. Versi trial dari produk ini dapat diunduh gratis dan berlaku untuk tiga hari di norton.com/nms.

Sumber : deckz bilang klik disini.
Share:

Rabu, 16 Mei 2012

Pesawat Jangan Terbang di Kawasan Gunung Salak

Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf berharap agar para jenazah korban meninggal Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak dapat dimakamkan secara layak seperti jenazah yang meninggal secara normal.

" Pasti sangat berduka sekali yahh apalagi terjadinya di Bogor Jawa Barat namun kita berharap semua korban dapat dimakamkan secara layak apapun yah. Karena enggak punya data berapa sih, Bagi keluarga korban kami ucapkan belasungkawa sebesar-besarnya," katanya di Lobby Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki
Jl. Cikini Raya No. 73 Jakarta Pusat, Senin (14/5/2012).

Dede Yusuf berharap jangan ada tragedi jatuhnya Sukhoi untuk kedua kalinya, jangan sampai kembali timbulnya korban jiwa kecelakaan pesawat. Dede juga mengimbau agar maskapai penerbangan tidak melewati 3 pegunungan yaitu Salak-Halimun-Pangrango yang menurutnya jalur berbahaya untuk melintasnya pesawat terbang karena membentuk medan magnet yang dapat merusak komunikasi pesawat.

" Tetapi perlu tekankan untuk semua penerbangan memang wilayah itu kalau perlu jangan dilewatin. Banyak pesawat yang jatuh disana. Kami secara ilmiah sih belum tapi ada gunung Halimun yang paling gede, Salak dan Pangrango. Penerbangan ini membuat sebuah rules menghindari daerah itulah kira-kira . Ini saja Sukhoi yang super canggih seperti itu," terang Dede.

Tidak hanya penerbangan bahkan orang yang naik gunungpun juga sering tersesat jika melewati area tersebut.
"Yang mana para orang-orang yang mau naik gunung pun banyak yang hilang disana, GPSnya atau apa. Saya lihat kemarin wartawan juga ada yang ikut juga gitukan," katanya.

Pemda Jabar menurut Dede sudah cepat dan tanggap darurat menangani kecelakaan pesawat Sukhoi. " Sekarang Tim kita udah ada disana, baik Gegana kita, Pak Gubernur juga sudah menyiapkan dukungan yah baik itu materiil atau dukungan prasarana untuk ada disana, semua tim juga ada disana," katanya.

Sumber : deckz bilang klik disini.
Share:

Google dan Mozilla 'Serang' Microsoft

DeckzWAR-News, Pegawai Komite Persaingan Usaha Amerika menyelidiki tuduhan monopoli yang diajukan Mozilla dan Google. Dua penyedia mesin peselancar itu menuding Microsoft mempersulit browser mereka ketika berjalan di mobile phone berbasis Windows
Tuduhan monopoli pertama kali muncul pekan lalu. Ketika Kongres Amerika membaca sebuah artikel yang ditulis The Hill. Komite memulai penyelidikan untuk mengetahui situasi sebenarnya, Selasa, 15 Mei 2012. "Kami masih menyelidiki tahap awal untuk cari bukti-bukti dan kami belum berpikir mengagendakan sesi dengar pendapat," ujar juru bicara Komite, Dawn Schuler
Mozilla dan Google mengklaim Microsoft telah mengambil langkah untuk "menghambat" kinerja mesin peselancar mereka yang bekerja di prosesor berbasis ARM. Sengketa ini mengingatkan kejadian 1990-an ketika Microsoft menghancurkan mesin peselancar Navigator Netscape dengan cara membuat Internet Explorer sebagai satu-satunya mesin peselancar yang bisa diakses di komputer berbasis Windows.
Perang browser adalah isu yang coba diungkap Komite Persaingan Usaha Amerika. Beberapa tahun lalu Komite bersama Kementerian Hukum berusaha membuktikan monopoli Microsoft yang berujung penerapan anti-monopoli oleh perusahaan besutan Bill Gates itu.
Komisi Eropa, badan pemerintah Uni Eropa, juga menetapkan pembatasan terhadap Microsoft, khususnya untuk mesin peselancar. Khusus untuk kali ini peperangan antara Microsoft dan Mozilla dan Google dikenal Windows RT.
Pada 9 Mei 2012, insinyur peranti lunak Mozilla, Asa Dotzler, telah menulis bahwa sistem operasi Windows 8 mengizinkan mesin peselancar lain agar tetap beroperasi untuk komputer yang berasitektur x86. Tapi ternyata Mozilla tidak berjalan sempurna di komputer yang berbasis ARM.
"Pada cip ARM, Microsoft memberikan Internet Explorer akses API khusus, sehingga mesin peselancar lain tidak bisa bekerja," tulis Dotzler. Dia menambahkan tak hanya Mozilla, tapi Opera dan Chrome pun mengalami hal serupa.

Sumber : deckz bilang klik disini.
Share:

Mengenai Saya

Foto saya
Hidup adalah sebuah perjuangan. Hadapilah dengan semangat. Hiduplah dengan semarak.

Weapon

Weapon

Theme Support